Disdik Banjar Tuntaskan Penyaluran 350 Laptop ke 23 SD Negeri, Dukung Digitalisasi Pendidikan

Gusdur
14 Jul 2026 18:13
3 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar menuntaskan penyaluran 350 unit laptop kepada 23 Sekolah Dasar (SD) Negeri yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Banjar. Bantuan tersebut merupakan bagian dari pengadaan 566 unit laptop yang dialokasikan untuk 40 sekolah pada Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan.

Kepala Disdik Kabupaten Banjar Hj Liana Penny melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Mahriansyah, mengatakan seluruh proses distribusi laptop untuk jenjang SD telah selesai dan perangkat telah diterima oleh seluruh sekolah penerima.

“Alhamdulillah, untuk jenjang SD seluruh proses penyaluran telah selesai dan perangkat telah diterima dengan baik oleh 23 sekolah penerima. Rata-rata setiap sekolah memperoleh 15 unit laptop, sedangkan beberapa sekolah menerima 16 unit menyesuaikan jumlah rombongan belajar,” ujar Mahriansyah, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, penetapan sekolah penerima dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan sarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sehingga bantuan dapat disalurkan secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Kecamatan Sungai Tabuk menjadi wilayah yang menerima alokasi terbanyak, yakni 76 unit untuk lima sekolah. Disusul Kecamatan Simpang Empat sebanyak 60 unit untuk empat sekolah, serta Kecamatan Pengaron dan Sungai Pinang yang masing-masing memperoleh 45 unit untuk tiga sekolah. Penyaluran juga menjangkau sekolah di Kecamatan Astambul, Mataraman, Tatah Makmur, Cintapuri Darussalam, Sambung Makmur, dan sejumlah kecamatan lainnya.

Mahriansyah menjelaskan seluruh pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-purchasing dengan pagu anggaran Rp10 juta per unit yang telah melalui proses negosiasi hingga penandatanganan kontrak. Laptop yang dibeli menggunakan prosesor Intel Core i3 dan telah memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen.

“Perangkat ini diprioritaskan untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), implementasi pembelajaran digital dalam Kurikulum Merdeka, hingga administrasi sekolah berbasis teknologi,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses distribusi dilakukan langsung oleh penyedia ke masing-masing sekolah agar proses serah terima berjalan tertib, terdokumentasi, dan sesuai spesifikasi kontrak.

Sementara itu, pengadaan laptop untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 216 unit masih dalam tahap pelaksanaan kontrak. Perangkat tersebut akan segera disalurkan setelah proses pemeriksaan atau inspeksi selesai dilakukan.

Mahriansyah juga mengingatkan bahwa seluruh laptop yang telah diterima sekolah merupakan aset daerah yang wajib dicatat dalam inventaris Barang Milik Daerah (BMD). Selain itu, setiap sekolah diminta menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan perangkat agar pemanfaatannya lebih optimal dan usia pakainya lebih panjang.

“Setelah diserahterimakan, laptop ini menjadi aset sekolah dan wajib dicatat dalam inventaris BMD. Perangkat juga telah dilengkapi garansi dari penyedia. Kami berharap sekolah menyusun SOP penggunaan agar laptop dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk mendukung proses belajar mengajar,” katanya.

Melalui pengadaan total 566 unit laptop tersebut, Disdik Banjar berharap seluruh sekolah memiliki fasilitas TIK yang semakin memadai sehingga pelaksanaan ANBK, TKA, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banjar dapat berjalan lebih optimal.

x
x