Bupati Banjar Saidi Mansyur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Gusdur
13 Jul 2026 21:12
3 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Banjar untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur.

Ajakan tersebut disampaikan usai dirinya menjadi responden perdana Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Senin (13/7/2026).

Menurut Saidi, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan agar tepat sasaran dan benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Data yang akurat akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Selain mengajak masyarakat, Bupati juga berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan komunikatif sehingga mampu membangun kepercayaan masyarakat selama proses pendataan berlangsung.

“Petugas sensus merupakan wajah pemerintah di lapangan. Laksanakan tugas dengan ramah, santun, dan penuh tanggung jawab. Jadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai proses pengumpulan data, tetapi juga sebagai media edukasi mengenai pentingnya data yang valid bagi kemajuan daerah,” pesannya.

Pelaksanaan pendataan terhadap Bupati Banjar menjadi bagian dari Sensus Ekonomi 2026 secara nasional sekaligus menjadi simbol dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran kepala daerah sebagai responden pertama diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang akurat.

Sebelumnya, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi juga telah mengikuti pendataan oleh petugas BPS di rumah dinasnya. Ia mengapresiasi kesiapan BPS Kabupaten Banjar dalam melaksanakan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Habib Idrus, tersedianya data yang valid, akurat, dan mutakhir menjadi salah satu kunci dalam menyusun kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar, jujur, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Banjar Roy Suryanto menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis nasional untuk memotret kondisi riil perekonomian Indonesia hingga ke tingkat daerah. Data yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, evaluasi program pemerintah, serta perencanaan ekonomi yang lebih efektif.

Pendataan mencakup seluruh aktivitas usaha, mulai dari usaha rumah tangga, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga perusahaan berskala besar. Roy memastikan seluruh informasi yang diberikan responden dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan perpajakan maupun penegakan hukum.

“Informasi yang diberikan tidak akan disebarluaskan kepada pihak yang tidak berwenang. Hasil sensus nantinya dipublikasikan dalam bentuk agregat sehingga identitas responden tetap terlindungi,” jelas Roy.

Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara door to door sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Hingga pertengahan Juli, BPS Kabupaten Banjar telah menyelesaikan pendataan sekitar 118 ribu responden atau 45,51 persen dari target 260.505 responden, dan optimistis seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal.

x
x