Antisipasi ISPA Dampak Karhutla, Dinkes Banjar Bagi-bagi Masker

Gusdur
2 Sep 2026 18:52
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar memperkuat langkah antisipasi terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membagikan masker kepada masyarakat di berbagai tempat di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM mengatakan, paparan asap karhutla berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, terutama batuk dan sesak napas. Namun, tidak semua masyarakat yang mengalami keluhan tersebut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Kalau tercium asap, itu pasti terdampak ISPA. Tetapi tidak semuanya melaporkan. Yang terlaporkan di puskesmas wilayah Kabupaten Banjar hanya 4.362,” ujar Noripansyah selasa (2/9/2026).

Meski angka kasus yang tercatat di fasilitas kesehatan tersebut masih menjadi data pemantauan, Dinkes Banjar terus melakukan langkah pencegahan untuk meminimalkan dampak kesehatan akibat kabut asap.

Noripansyah mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak asap. Apabila harus beraktivitas di luar, masyarakat diminta menggunakan masker.

“ Masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar. Kalau pun harus beraktivitas di luar, gunakan masker,” katanya.

Menurutnya, pembagian masker telah dilakukan sejak pekan sebelumnya. Masker disalurkan melalui berbagai titik, mulai dari pembagian di jalan, puskesmas hingga ke desa-desa.

Pada kegiatan kali ini, Dinkes Banjar kembali menyalurkan masker untuk masyarakat yang berada di wilayah terdampak langsung. Distribusi dilakukan ke 135 desa di 16 kecamatan, dengan jumlah masker disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Jumlah desa yang terdampak ada 135 desa di 16 kecamatan. Mudah-mudahan ini bisa secepatnya kita bagikan, paling tidak untuk mengantisipasi dengan penggunaan masker,” jelasnya.

Selain menggunakan masker, Noripansyah mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh selama musim karhutla. Salah satunya dengan memperbanyak konsumsi air putih dan menghindari aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan.

“Karena ini musim karhutla, kita harus menjaga kondisi tubuh, banyak minum air putih. Kemudian kalau tidak perlu sekali, jangan keluar ruangan. Kalau keluar ruangan, gunakan masker,” pesannya.

Ia menambahkan, tingkat paparan asap di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar berbeda-beda. Beberapa kawasan dinilai lebih terdampak dibandingkan wilayah lainnya.

“ Daerah Martapura Timur, Martapura, Gambut dan sekitarnya yang lumayan parah. Angka ISPAnya juga terbanyak,” pungkasnya.

x
x