
Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar menggelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah di Kalangan Pemuda (Saran Dinda), Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Musalla Darul Muna, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, tersebut diikuti sebanyak 20 peserta yang terdiri dari pemuda laki-laki dan perempuan.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber/instruktur, yakni Guru Muhammad Arif untuk peserta laki-laki dan Ibu Hj Masfah, pengajar dari Pondok Pesantren Darussalam Martapura, untuk peserta perempuan.
Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kabupaten Banjar, Muhari Dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemuda memiliki posisi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, pemuda tidak hanya dituntut memiliki keterampilan di bidang pendidikan, pekerjaan maupun kewirausahaan, tetapi juga perlu mempunyai kepedulian terhadap persoalan sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar.
“Pemuda memiliki posisi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, selain memiliki keterampilan untuk mendukung pendidikan, pekerjaan dan kewirausahaan, pemuda juga perlu dibekali kepedulian terhadap persoalan sosial dan keagamaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterampilan pemulasaran jenazah merupakan salah satu kemampuan yang sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
“Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pembekalan bagi pemuda agar memiliki pengetahuan dan keberanian untuk membantu masyarakat ketika dibutuhkan,” katanya.
Muhari berharap ilmu yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja. Para peserta diharapkan dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada pemuda lainnya di lingkungan masing-masing.

“Harapannya, kemampuan ini bisa diteruskan kepada pemuda lainnya, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk membantu masyarakat,” tambahnya.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Disbudporapar Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kapasitas dan peran pemuda agar lebih aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan serta memiliki keterampilan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi lingkungan.

