Sinergi Lingkungan Hidup, ULM Beri Penghargaan Bupati Tanah Bumbu

redaksi02
16 Jul 2026 13:36
2 menit membaca

Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menerima penghargaan bergengsi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) atas dukungan, kerja sama, dan kontribusi aktif Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam menyukseskan pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkungan Hidup.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, kepada Bupati Tanah Bumbu yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais.

Prosesi penyerahan berlangsung di sela kegiatan Pelepasan Mahasiswa KKN Tematik Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM Tahun 2026 di Auditorium ULM Banjarbaru, Sabtu (11/7/2026).

​Mewakili Bupati, Eryanto Rais menyampaikan bahwa apresiasi dari ULM ini menjadi suntikan motivasi bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus mengawal program pengabdian mahasiswa yang berdampak langsung bagi kemajuan Bumi Bersujud.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mendukung pelaksanaan program pengabdian mahasiswa yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” sebut Eryanto Rais.

​Di sisi lain, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, menekankan bahwa peran mahasiswa KKN Tematik sangat krusial dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, terutama terkait pengelolaan sampah berbasis sumber.

Kolaborasi pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan warga diyakini mampu mempercepat pemenuhan target pengelolaan sampah nasional.

​Sementara itu, Ketua MKBT ULM, Indira Fitriliyani, menambahkan bahwa KKN Tematik tahun ini sengaja dirancang adaptif sesuai kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Selain fokus pada ekologi, dihadirkan pula KKN Literasi yang bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional RI guna memperkuat budaya membaca dan literasi informasi melalui pendampingan intensif di sekolah-sekolah maupun lingkungan masyarakat desa.

x
x