Sandiaga Dorong Pelaku Ekraf Kota Makassar Tetapkan Subsektor Ekraf Unggulan

- Jurnalis

Senin, 13 Februari 2023 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makasar, FENOMENA.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di kota Makassar bersama pemerintah setempat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dengan menetapkan salah satu dari 17 subsektor ekraf yang diunggulkan untuk dapat dikembangkan secara intensif melalui program Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia dalam acara ‘Kelana Nusantara’ yang berlangsung di Roemah Lamdoek, Makassar, Minggu (12/2/2023).

Menparekraf Sandiaga mengatakan, Kota Makassar yang dikenal dengan Masjid 99 Kubah memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat prospektif untuk dikembangkan. Salah satunya kuliner.

Belum lama ini Makassar meluncurkan tagline baru ‘Makassar Kota Makan Enak’, mengingat banyaknya kuliner khas Makassar yang sering kali memanjakan lidah para wisatawan. Misalnya Coto Makassar, Konro, Jalangkote, hingga Pallubasa. Makassar juga memiliki festival seni pertunjukkan dan budaya tahunan terbesar “F8 Makassar”.

Karenanya, Menparekraf mendorong Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan pelaku ekonomi kreatif memetakan subsektor mana yang akan menjadi unggulan melalui proses Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Dengan begitu, Makassar nantinya bisa dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia.

Baca Juga :  Berdampak Peningkatan Ekonomi, Menparekraf RI Dorong Kepala Daerah Maksimalkan Desa Wisata

“Sepertinya Makassar sudah siap mengikuti proses uji petik. Ini perlu dilakukan mengingat ekonomi kreatif adalah pendongkrak dan lokomotif kebangkitan ekonomi kita. Utamanya dalam memenuhi target pencapaian lapangan kerja sebanyak 4,4 juta di tahun 2024,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga juga mendorong pelaku ekraf yang ada di Makassar untuk dapat bergabung dalam e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP). Sehingga mereka dapat memperluas peluang usaha.

“Karena kalau sudah masuk E-Katalog Lokal, pemerintah bisa langsung membeli tanpa harus melakukan penunjukkan melalui manual. Jadi ini adalah program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu,” ujar Menparekraf.

Kehadiran Kelana Nusantara di Makassar sendiri sebagai upaya Kemenparekraf/Baparekraf mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Makassar serta membangun jejaring yang lebih kuat antara sesama pelaku ekonomi kreatif, pemerintah kota, dan pemerintah pusat.

Selain itu, Kelana Nusantara memberikan ruang antara Menparekraf dengan pelaku ekonomi kreatif di Makassar berdialog seputar tips dan trik menjadi pengusaha sukses hingga kendala yang dihadapi dalam mengembangkan produk ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Perangi Perdagangan Manusia, Yasonna Gandeng Berbagai Pihak

“Ini adalah Kelana Nusantara pertama di tahun ini, di Makassar sebagai gerbang dari Indonesia bagian Timur. Satu bukti dan realisasi bahwa Kemenparekraf mewakili pemerintah Indonesia memfokuskan pengembangan pariwisata dan ekraf di Indonesia Timur khususnya di Kota Makassar,” kata Menparekraf Sandiaga.

Opening Sentral Oleh-oleh dan UMKM New Makassar Mall

Menparekraf Sandiaga sebelumnya juga berkesempatan menghadiri Bazar UMKM dan Pembukaan Sentral Oleh-oleh yang berada di lantai 2 New Mall Makassar. Lokasi ini akan menjadi etalase dari produk dalam negeri yang diisi kurang lebih 135 pelaku UMKM.

New Makassar Mall sendiri awalnya merupakan pasar yang didirikan pada tahun 1980-an. Kemudian pada tahun 2017 bertransformasi menjadi pusat perbelanjaan yang diharapkan bisa membuka peluang usaha lebih banyak.

“Kami hadir disini untuk mendukung UMKM karena industri besar juga harus didukung dengan pelaku ekonomi kreatif. Apalagi 64 persen ekonomi kita juga berasal dari UMKM. Jadi kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus sama-sama mendukung, berkolaborasi demi kebangkitan ekonomi tanah air,” ujarnya.

Berita Terkait

TNI Kerahkan Personel untuk Bantu Warga Terdampak Banjir di Penjaringan
Forkopimko Jakarta Utara Monitor Genangan, Pompa Air Dimaksimalkan di Sejumlah Titik
Respon Keluhan Warga yang Terlupakan, H Muhammad Rofiqi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Sungai Tabuk
Konflik Venezuela–AS Memanas, APUDSI Ingatkan Ancaman ke Ekonomi Desa Indonesia
Aceh Tengah masih Berduka : 24 Jiwa Meninggal Dunia, Ribuan unit rumah rusak berat, Harga BBM Melonjak Tajam
Pemerintah Pusat Didesak Segera Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir dan Longsor di Aceh
H. Muhammad Rofiqi Reses Sosialisasikan Tap MPR Empat Pilar Di Desa Pekauman Dalam
H. Muhammad Rofiqi Gelar Reses Sosialisasikan Tap MPR di Kelurahan Pasayangan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:26 WITA

TNI Kerahkan Personel untuk Bantu Warga Terdampak Banjir di Penjaringan

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:12 WITA

Forkopimko Jakarta Utara Monitor Genangan, Pompa Air Dimaksimalkan di Sejumlah Titik

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:30 WITA

Respon Keluhan Warga yang Terlupakan, H Muhammad Rofiqi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Sungai Tabuk

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:10 WITA

Konflik Venezuela–AS Memanas, APUDSI Ingatkan Ancaman ke Ekonomi Desa Indonesia

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:17 WITA

Aceh Tengah masih Berduka : 24 Jiwa Meninggal Dunia, Ribuan unit rumah rusak berat, Harga BBM Melonjak Tajam

Berita Terbaru

Metropolitan

PT Hotel Indonesia Natour Diduga Matikan Kerjasama Mitra Tanpa Sebab

Jumat, 23 Jan 2026 - 10:55 WITA