
Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Kerusakan jalan di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, pascapemasangan jaringan pipa air bersih mendapat perhatian DPRD Kabupaten Banjar. Dewan meminta PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar segera bertanggung jawab dan melakukan perbaikan terhadap akses jalan yang dikeluhkan warga.
Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kabupaten Banjar bersama manajemen PTAM Intan Banjar, Rabu (20/5/2026).
RDP dihadiri Direktur Utama PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar, Direktur Umum Abdullah Saraji, Kepala Desa Pematang Panjang Achmadi, serta sejumlah pihak terkait.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Lauhul Mahfudz, menegaskan kerusakan jalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia meminta PTAM segera memastikan perbaikan direalisasikan setelah Hari Raya Iduladha.
“Kami minta persoalan ini tuntas setelah Hari Raya Iduladha. Bisa, Pak Dirut?” tegas Lauhul dalam forum RDP.
Jalan yang menjadi sorotan berada di RT 003 Desa Pematang Panjang. Akses tersebut dinilai vital bagi aktivitas masyarakat karena menjadi salah satu jalur penghubung warga menuju Kecamatan Gambut hingga Kota Banjarbaru.
Menanggapi desakan DPRD, Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana untuk melakukan perbaikan.
Selain memperbaiki jalan, PTAM juga akan mengevaluasi kualitas pekerjaan pemasangan jaringan pipa yang sebelumnya dilakukan oleh kontraktor.
“Kami akan perbaiki setelah Iduladha, termasuk melakukan evaluasi terhadap pengerjaan kontraktor. Sekali lagi kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Syaiful.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar dari Fraksi Golkar, Rusdiana, mengatakan PTAM Intan Banjar sebenarnya telah merespons keluhan warga dengan melakukan survei ke lokasi.
Namun, menurutnya, hasil survei tersebut belum diikuti dengan tindakan nyata berupa perbaikan jalan.
“Ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan lagi kegaduhan di masyarakat. Kami minta persoalan ini segera diselesaikan,” katanya.
DPRD Banjar berharap komitmen PTAM Intan Banjar tersebut segera direalisasikan sehingga akses masyarakat Desa Pematang Panjang kembali nyaman dan aman untuk digunakan.

