Pengurus BUSER 690 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Peran Penanggulangan Bencana di Kabupaten Banjar

Gusdur
16 Apr 2026 19:04
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Pengurus Bumi Selamat Rescue 690 (BUSER 690) resmi dilantik pada Kamis (16/04/2026) di Mahligai Sultan Adam. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi relawan tersebut dalam membantu penanganan kebencanaan di Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi BUSER 690 yang telah berkontribusi selama lebih dari dua dekade.

“BUSER ini sudah 22 tahun membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Banjar, khususnya dalam penanganan kebencanaan.” ujarnya.

Ia berharap, kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, BUSER 690 merupakan ujung tombak dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

“Kami berharap BUSER terus membersamai masyarakat dalam pelayanan, serta menjaga koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah. Mengingat wilayah Kabupaten Banjar sangat luas dan rawan bencana, terlebih saat musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran lahan,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terbuka dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, termasuk melalui kolaborasi lintas instansi dan organisasi.

Sementara itu, Ketua BUSER 690 periode 2025–2030, Hasan Hamdan, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, khususnya Bupati Banjar yang telah memfasilitasi pelantikan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah melantik dan memfasilitasi kegiatan hari ini. Ke depan,” jelasnya.

Hasan mengungkapkan, kami telah menyiapkan sejumlah program, di antaranya pengadaan baju Alat Pelindung Diri (APD) tahun ini, pengadaan pompa, serta pengusulan dana hibah pada 2027

Ia menyebutkan, sebanyak 61 pengurus resmi dilantik dalam kepengurusan kali ini. Selain melanjutkan program sebelumnya, pihaknya juga akan memperkuat sistem organisasi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Kami juga telah menandatangani MoU dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk menjalankan program bersama yang akan segera direalisasikan,” ungkapnya.

Terkait keselamatan anggota di lapangan, Hasan menambahkan bahwa perlindungan melalui BPJS Kesehatan telah terakomodasi. Sementara untuk BPJS Ketenagakerjaan masih dalam proses pendataan.

Selain itu, pihaknya juga mulai melakukan sosialisasi kepada relawan pemadam kebakaran agar lebih mengutamakan keselamatan saat bertugas, termasuk dengan mengatur kecepatan saat menuju lokasi kejadian dan rencana penerapan sistem zonasi.

“Untuk pengadaan APD, nantinya akan diberikan kepada anggota yang terdaftar di BUSER 690,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini terdapat sekitar 132 unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di Kabupaten Banjar yang menjadi mitra dalam penanganan kebencanaan.

x
x