
Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Kecelakaan maut terjadi di kawasan lampu merah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (19/9/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor bernama Aulia Rahman meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 21.40 WITA itu melibatkan sepeda motor dan sebuah truk bertuliskan Delivering Joy.
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian keluarga korban. Anggota DPR RI H.Muhammad Rofiqi , yang merupakan keluarga korban, meminta kepolisian mengusut kecelakaan itu secara menyeluruh dan transparan.

Kendaraan Korban
Yang menjadi salah sorotan terkait keberadaan truk yang disebut sempat meninggalkan lokasi setelah kecelakaan terjadi. Menurut Rofiqi, truk tersebut kemudian berhenti di sekitar depan Toko Baby Alan setelah dikejar sejumlah warga.
“Kalau tidak bersalah, kenapa harus kabur sampai dikejar warga baru berhenti,” ujar Rofiqi.
Ia menegaskan, proses penanganan perkara perlu dilakukan secara profesional. Menurutnya, seluruh rangkaian kejadian harus diungkap berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para pihak yang terlibat.

Keluarga Korban H Muhammad Rofiqi
Di sisi lain, Asdani, yang mengaku sebagai penumpang truk Delivering Joy, memberikan keterangan mengenai situasi sebelum kecelakaan.
Ia mengatakan, saat itu lampu lalu lintas masih berwarna merah. Truk yang ditumpanginya dalam posisi berhenti di belakang sebuah mobil berukuran cukup besar.
“Karena lampu merah, kami otomatis berhenti. Posisi mobil sudah berhenti dan hazard juga sudah dinyalakan,” kata Asdani.
Tak lama kemudian, Asdani mengaku mendengar suara benturan keras dari arah belakang.
Menurutnya, saat itu lampu lalu lintas masih merah dan hampir berubah menjadi hijau.
“Kemudian, dari belakang tiba-tiba ada kendaraan yang melaju. Kami tidak tahu sejak kapan kendaraan itu datang. Saat lampu hampir hijau, tapi sebenarnya masih merah, tiba-tiba terdengar suara benturan yang cukup keras dari arah belakang,” jelasnya.
Asdani juga mengaku tidak mengetahui adanya kendaraan lain di belakang truk sebelum benturan terjadi.
“Kalau ada mobil, mungkin mobil itu yang lebih dulu ditabrak,” ujarnya.
Setelah kejadian, Asdani mengatakan dirinya bersama rombongan sempat berniat mencari bantuan ke kantor kepolisian terdekat.
Namun, kondisi di lokasi disebut membuat mereka panik dan kebingungan. Terlebih, sejumlah warga disebut mengejar kendaraan tersebut.
“Kami sebenarnya tadi mau meminta bantuan ke Polsek yang ada di sekitar situ. Namun, karena ada yang mengejar kendaraan tersebut, katanya kami diarahkan ke Polsek yang ada di sana saja. Situasinya juga cukup membingungkan karena kami masih dalam kondisi terkejut setelah kejadian,” tuturnya.
Asdani menyebut, rombongan tersebut sebelumnya melakukan perjalanan dari Tanjung menuju kantor.
“Kami dari Tanjung, mau pulang ke kantor,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun penyebab kecelakaan.
Kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan untuk mengetahui rangkaian kejadian dan pihak yang bertanggung jawab. Dalam insiden tersebut, Aulia dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Penulis. : Yuanda
Editor. : Gusdur

