Karhutla di Kabupaten Banjar, Buser 690 Soroti Kekurangan Selang dan APD

Yuanda
9 Sep 2026 21:02
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan mulai berdampak ke Kabupaten Banjar. Relawan Buser 690 Banjar pun memperkuat pemantauan dan penanganan di wilayah masing-masing.

Ketua Buser 690 Banjar, Hasan Hamdan, mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lapangan sejak awal kejadian karhutla di Banjarbaru. Kini, ketika dampak kebakaran mulai dirasakan di Kabupaten Banjar, relawan yang terdaftar di Buser 690 Banjar diarahkan untuk mengamankan wilayah masing-masing.

“Kita bukan melihat, kita langsung turun ke lapangan dari awal kejadian karhutla di Banjarbaru, kita sudah membantu ke sana. Sekarang dampaknya sudah sampai di Kabupaten Banjar, jadi semua relawan yang terdaftar di Buser itu sudah kita arahkan untuk mengamankan wilayahnya masing-masing,” ujar Hasan.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi relawan adalah keterbatasan air untuk pemadaman. Selain itu, perlengkapan alat pelindung diri (APD), seperti masker, juga masih menjadi kebutuhan di lapangan.

Hasan menuturkan, kebutuhan peralatan semakin mendesak ketika api berada di tengah lahan. Kondisi tersebut membuat petugas membutuhkan selang dalam jumlah lebih banyak agar pemadaman dapat dilakukan secara maksimal.

“Beberapa minggu terakhir karhutla ini kebakaran lahannya banyak di tengah-tengah, di tengah lahan. Sehingga kawan-kawan di lapangan itu memerlukan 10–12 roll selang untuk memadamkan. Nah, mereka ini hari ini memiliki selang cuma 4 roll,” katanya.

Keterbatasan tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara bergantian antara satu Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan BPK lainnya.

“Sehingga bekerjanya tidak maksimal, harus estafet antara BPK dengan BPK yang lain,” lanjutnya.

Hasan berharap dukungan pemerintah dapat diarahkan pada penguatan sarana pemadaman, terutama selang dan APD. Ia juga menyebut sinergitas dengan pemerintah daerah selama penanganan karhutla berjalan baik.

“Kalau sampai hari ini sinergitas kita sama pemerintah daerah luar biasa baik. Artinya kita selalu berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, dan Bupati langsung yang selalu ikut serta setiap malam hampir membantu kita untuk menangani karhutla dan lainnya,” pungkasnya.

 

Penulis.  : Yuanda

Editor.    : Gusdur

x
x