Deklarasi Damai Pilkades 2026, Wabup Banjar Ajak Calon Pambakal Junjung Etika Politik

Gusdur
9 Jul 2026 18:20
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi mengajak seluruh calon pambakal yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 untuk mengedepankan etika politik, menjaga persatuan, dan berkompetisi secara sehat demi terciptanya pesta demokrasi yang aman dan damai.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Hotel Grand Tan, Kecamatan Gambut, Kamis (9/7/2026) pagi.

Habib Idrus menegaskan para calon hendaknya fokus menawarkan visi, misi, serta program kerja yang realistis bagi kemajuan desa, bukan melakukan cara-cara yang dapat memecah belah masyarakat.

“Hindari cara-cara yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 yang dijadwalkan pada 22 Juli mendatang dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis sehingga menghasilkan pemimpin desa yang amanah dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang amanah, mampu melayani masyarakat dengan baik dan berkontribusi dalam mewujudkan kemajuan desa serta pembangunan Kabupaten Banjar,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak dalam menjaga situasi tetap kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

Menurutnya, setiap calon memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan para pendukung agar tidak terjadi konflik yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi di tingkat desa.

“Kami ingin ada komitmen bersama agar penyelenggaraan pemilihan pambakal berlangsung damai tanpa menimbulkan konflik. Masing-masing calon bertanggung jawab terhadap pendukung dan partisipannya untuk menjaga kedamaian serta kelancaran pelaksanaan pemilihan pambakal,” ujarnya.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar M Hafizh Anshari menjelaskan, deklarasi damai merupakan salah satu tahapan penting dalam Pilkades Serentak 2026. Melalui kegiatan tersebut, seluruh calon pambakal berkomitmen menerima hasil pemilihan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengendalikan tim sukses maupun para pendukung.

“Deklarasi ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas sehingga pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan aman dan damai,” katanya.

Deklarasi damai tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkades yang aman, tertib, damai, dan demokratis menjelang pemungutan suara pada 22 Juli 2026.

Pada Pilkades Serentak 2026, sebanyak 62 calon pambakal akan bersaing memperebutkan jabatan kepala desa di 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Banjar. Kegiatan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi damai oleh seluruh calon pambakal sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan kondusivitas selama proses Pilkades berlangsung.

x
x