Sekilo Daging untuk Warga, Tradisi Qurban Mushala LDII Miftahul Jannah Curi Perhatian

redaksi02
28 Mei 2026 10:24
2 menit membaca

Jakarta, Fenomena.id – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Mushala Miftahul Jannah mendadak menjadi perhatian warga. Bukan tanpa alasan, mushala yang berada di bawah naungan LDII itu dinilai konsisten menjaga tradisi qurban sejak awal tahun 2000 hingga sekarang.

 

Tahun ini, panitia qurban berhasil menyembelih sebanyak 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Ketua DKM Mushala Miftahul Jannah, Sutiyono, mengatakan pelaksanaan qurban dilakukan bersama warga dan pengurus secara gotong royong pada Rabu, 27 Mei 2026.

 

“Alhamdulillah, setiap tahun kami terus berupaya istiqomah melaksanakan qurban. Tahun ini ada 7 sapi dan 4 kambing yang berhasil disalurkan kepada masyarakat,” ujar Sutiyono saat ditemui pewarta di sela proses pemotongan hewan qurban.

 

Hal yang paling menarik perhatian warga ialah sistem pembagian daging qurban yang berbeda dari kebanyakan tempat. Jika umumnya masyarakat harus mengantre menggunakan kupon, di Mushala Miftahul Jannah panitia justru mengantarkan daging langsung dari rumah ke rumah atau door to door.

Tak tanggung-tanggung, setiap warga menerima minimal satu kilogram daging qurban. Bahkan, panitia tidak membatasi penerima hanya untuk warga sekitar mushala saja.

 

Siapa pun yang membutuhkan tetap diberikan, tanpa melihat domisili maupun perbedaan wilayah RW.

 

Salah satu penerima daging qurban, Fikri, warga Kelapa Gading yang tinggal di RW berbeda, mengaku terharu dengan kepedulian panitia qurban Mushala Miftahul Jannah.

 

“Saya bukan warga sekitar sini, tapi saat qurban saya juga diberikan daging. Karena memang di tempat saya belum ada pelaksanaan qurban. Terima kasih kepada panitia qurban dan pengurus Mushala Miftahul Jannah. Semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik dan mushalanya makin makmur, amin,” ucapnya.

 

Tradisi berbagi tanpa memandang wilayah tersebut menuai banyak apresiasi dari masyarakat. Selain menjaga semangat ibadah qurban, langkah itu juga dinilai memperkuat nilai kepedulian sosial dan kebersamaan antarwarga.

 

Sebagai informasi, LDII merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang berpedoman pada Al-Qur’an dan Hadis.

 

Penulis : Fajrin Mulis

Editor : Mohammad Apriani

x
x