Kekeringan Landa 17 Kecamatan di Kabupaten Banjar, BPBD Distribusikan 4,1 Juta Liter Air Bersih

Yuanda Putra
2 Nov 2026 15:04
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Dampak musim kemarau panjang di Kabupaten Banjar semakin meluas. Krisis air bersih kini telah dirasakan masyarakat di 17 kecamatan. Untuk memenuhi kebutuhan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar telah mendistribusikan sebanyak 4,1 juta liter air bersih ke sejumlah desa terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan kondisi kekeringan paling parah terjadi di Kecamatan Beruntung Baru, Tatah Makmur, dan Aluh-Aluh.

Menurutnya, penanganan terus dilakukan agar masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk kekeringan, dampaknya meluas di 17 kecamatan, dengan titik-titik terparah berada di Kecamatan Beruntung Baru, Tatah Makmur, dan Aluh-Aluh,” ungkap Wasis, Minggu (1/11/2026).

Dalam upaya mempercepat penyaluran bantuan, BPBD Kabupaten Banjar mengerahkan enam unit mobil tangki setiap hari. Armada tersebut secara bergantian mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis pasokan air.

“Air bersih yang sudah kita distribusikan mencapai 4.100.000 liter. Setiap hari ada enam armada tangki yang secara simultan melakukan dropping ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih,” jelasnya.

Selain pendistribusian air, pemerintah daerah juga terus melakukan langkah penanganan kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla). Upaya tersebut didukung melalui operasi modifikasi cuaca dan water bombing yang dikoordinasikan bersama BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.

BPBD berharap berbagai langkah tersebut dapat membantu mengurangi dampak musim kemarau sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi.

 

Penulis.   : Yuanda

Editor.     : Gusdur

x
x