
Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Sosial (Dinsos) berkomitmen kuat mendongkrak kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Bekerja sama dengan Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari Provinsi Kalimantan Selatan, Dinsos menggelar seleksi peserta Pelatihan Keterampilan Kerja di Kantor Dinsos, Gunung Tinggi, Batulicin, Rabu (20/5/2026).
Program strategis harian ini menyasar kelompok masyarakat produktif di Kabupaten Tanah Bumbu yang berusia antara 18 hingga 45 tahun, dengan catatan bukan merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Sosial Liana Hamita, menjelaskan bahwa agenda ini sengaja dirancang untuk membekali warga dengan keahlian praktis. Harapannya, mereka mampu membangun kemandirian ekonomi sehingga secara bertahap bisa keluar dari garis kemiskinan.
“Peserta yang dinyatakan lolos proses seleksi ketat ini nantinya akan langsung mengikuti program bimbingan intensif selama enam bulan di panti rehabilitasi,” ujar Liana Hamita.
Selama rentang waktu pembinaan setengah tahun tersebut, para peserta terpilih akan digembleng dengan berbagai instrumen materi harian yang komprehensif.
Mulai dari bimbingan fisik, penguatan mental, penguasaan keterampilan dasar (skill) industri, hingga pembinaan spiritual sebagai fondasi utama menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Selain itu, untuk memastikan program tidak berhenti pada pemenuhan teori saja, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga telah menyiapkan dukungan lanjutan berupa kucuran bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi para alumni pelatihan yang dinyatakan lulus.
Bantuan permodalan UEP tersebut disiapkan sebagai stimulan awal agar para peserta bisa langsung mempraktikkan ilmu mereka dan membuka lapangan usaha mandiri yang produktif, sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Melalui sinergi lintas provinsi ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) lokal yang memiliki daya saing ekonomi kuat, tangguh, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi keluarga di tengah ketatnya persaingan pasar kerja saat ini.

