
Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar mulai memperkuat sistem deteksi dini bencana melalui peluncuran Pusaka Banjar, sebuah inovasi berbasis data yang dirancang untuk membantu pemerintah mengambil keputusan dalam penanganan kebencanaan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banjar, Rakhmat Dhany mengatakan, Pusaka Banjar merupakan proyek perubahan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar yang diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Ini merupakan aplikasi yang membantu kita dalam mengambil kebijakan-kebijakan terkait penanganan kebencanaan, khususnya deteksi dini,” ujarnya.

Melalui sistem tersebut, pemerintah diharapkan dapat melakukan antisipasi lebih awal sehingga ketika bencana terjadi, dampak dan kerugian yang ditimbulkan dapat ditekan.
Kalak BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha menjelaskan, Pusaka Banjar dikembangkan dalam rangka proyek perubahan pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Dashboard Pusaka Banjar nantinya memuat berbagai komponen data, mulai dari data kebencanaan, pantauan karhutla, katalog literasi hingga informasi mitigasi bencana.
Data tersebut juga dilengkapi titik-titik wilayah rawan banjir, longsor dan karhutla, serta terhubung dengan referensi InaRISK, informasi BMKG dan data kebencanaan lainnya.
“Yang jelas data tersebut terpadu sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pimpinan,” kata Wasis.
Menurutnya, akurasi data menjadi kunci dalam menentukan langkah penanganan di lapangan. Dengan mengetahui titik lokasi, jarak dan estimasi waktu tempuh, petugas dapat menentukan unit, peralatan serta jumlah personel yang harus dikerahkan.
Namun, tidak seluruh informasi dalam Pusaka Banjar nantinya dapat diakses publik. Sebagian data bersifat terbuka, sementara informasi tertentu tetap dibatasi sesuai kebutuhan dan sifat datanya.
Pemerintah Kabupaten Banjar juga membuka peluang penguatan Pusaka Banjar melalui dukungan anggaran dan regulasi agar inovasi tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rakhmat Dhany menegaskan, dukungan pemerintah dapat diberikan melalui penganggaran hingga penguatan kebijakan, baik melalui keputusan kepala daerah maupun regulasi lainnya jika diperlukan.
Dengan sistem data yang terintegrasi, Pusaka Banjar diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mempercepat pengambilan keputusan sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.
Penulis : Yuanda
Editor : Gusdur

