Proyek Embung Jaro Mangkrak!, KCW Kalsel “Ngadu” ke Kejagung RI 

redaksi02
23 Jun 2026 16:34
2 menit membaca

Banjarmasin, FENOMENA.ID – Proyek pembangunan Embung di Desa Nalui Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, Kalsel pada tahun anggaran 2023 lalu tak berjalan mulus.

Proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui PJPA Kalimantan III Provinsi Kalimantan Selatan dengan nilai kontrak Rp24 miliar 800juta dengan pelaksana PT Gerbang Konstruksi Nusantara asal Padang Sumatera Barat tersebut “mangkrak”.

Saat ini, kondisi lapangan rencana Embung Jaro tersebut hanya menyisakan bangunan-bangunan terbengkalai dan sisa-sisa material yang belum sempat terpasang.

Menyoroti hal tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalimantan Coruption Wacth (KCW) Perwakilan Kalimantan Selatan, memastikan akan melayangkan surat laporan pengaduan (lapdu) ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jakarta.

“Kami serahkan secara langsung laporan pengaduan tersebut pada hari Rabu (24/6/2026) nanti. Laporan pengaduan kami ini bisa menjadi informasi awal bagi Kejaksaan Agung RI untuk memulai proses penyelidikan ” beber Ketua LSM KCW Kalsel, Akhmad Maulana kepada wartawan di Banjarmasin, Selasa (23/6/2026).

Maulana meminta Kejaksaan Agung RI untuk segera memanggil dan memeriksa kontraktor pelaksana maupun pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk meminta klarifikasi.

“Kalau memang ada potensi perbuatan melawan hukum dan menimbulkan kerugian negara (korupsi) maka tindak tegas dengan melakukan proses hukum,” keras dia.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Embung Jaro Kabupaten Tabalong PJPA Kalimantan III Kalimantan Selatan Kementerian PUPR RI, Khoirun menjelaskan pelaksanaan pembangunan mengalami putus kontrak akibat kegagalan dari kontraktor pelaksana dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai kontrak.

Selain itu, jaminan pelaksanaan pekerjaan sudah cair dan masuk ke kas negara, serta penyedia jasa atau kontraktor pelaksana sudah blacklist atau masuk daftar hitam.

“Saat ini kita sedang mengupayakan pengusulan anggaran untuk menyelesaikan pekerjaan dilapangan,” jelas Khoirun melalui pesan singkat WhatApp Massengger pribadinya.

x
x