Dari Kebakaran hingga Bencana, Satlinmas Banjar Disiapkan Jadi Responden Pertama di Desa

Yuanda
9 Okt 2026 13:29
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Ketika kebakaran, bencana atau kondisi darurat terjadi di desa, anggota Satlinmas menjadi salah satu unsur yang diharapkan paling cepat bergerak.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banjar mulai memperkuat kemampuan mereka melalui Pelatihan Dasar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang digelar selama tiga hari di Kampung Putra Bulu, Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan.

Sebanyak 100 anggota Satlinmas dari Kecamatan Martapura Kota, Aranio dan Karang Intan mengikuti pembekalan yang digelar Satpol PP Kabupaten Banjar tersebut.

Bupati Banjar H. Saidi Mansyur mengatakan, Satlinmas memiliki peran strategis karena berada langsung di tengah masyarakat.

Dengan jumlah personel mencapai sekitar 3.000 anggota di Kabupaten Banjar, Satlinmas dinilai memiliki potensi besar untuk membantu pemerintah menjaga keamanan, ketertiban dan ketenteraman di tingkat desa. Namun, besarnya jumlah personel harus diiringi kemampuan yang memadai.

Saidi meminta anggota Satlinmas memahami batas tugas dan kewenangannya sekaligus menguasai kemampuan teknis yang dibutuhkan ketika terjadi keadaan darurat.

Mulai dari pertolongan pertama, penanganan kebakaran hingga evakuasi korban bencana menjadi kemampuan yang harus dikuasai.

“Kita ingin Satlinmas semakin diakui keberadaannya dan benar-benar terbukti lewat aksi,” kata Saidi.

Ia juga meminta anggota Satlinmas menjaga kekompakan dan bekerja dalam satu komando saat menjalankan tugas.

Kasatpol PP Banjar Yuana Karta Abidin menjelaskan, materi pelatihan sengaja diarahkan pada kemampuan praktis yang dapat diterapkan anggota ketika kembali ke desa.

Selain Latihan Baris-Berbaris untuk membentuk kedisiplinan, peserta mendapat materi penanganan kebakaran dan penggunaan APAR, penanganan bencana hingga menghadapi hewan buas.

Pembekalan dilakukan bersama lintas instansi. TNI/Polri, Satpol PP, Bakesbangpol, BPBD, DPKP dan Basarnas turut memberikan materi, sementara kondisi kesehatan peserta dipantau Dinas Kesehatan.

“Harapan kami anggota Satlinmas bisa menjadi ujung tombak yang tanggap di tingkat desa,” ujar Yuana.

Pelatihan ini akan dilakukan secara bertahap hingga menjangkau seluruh Satlinmas di Kabupaten Banjar yang berjumlah sekitar 2.900 personel.

Bagi anggota yang telah puluhan tahun mengabdi, Pemkab Banjar juga memberikan apresiasi. Bupati menyerahkan penghargaan kepada anggota Satlinmas dari Martapura dan Karang Intan yang telah berdedikasi selama 10 hingga 20 tahun.

Dengan pembekalan tersebut, Satlinmas diharapkan bukan sekadar hadir dalam kegiatan pemerintahan, tetapi benar-benar mampu menjadi kekuatan pertama yang bergerak ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

 

Penulis    : Yuanda

Editor      : Gusdur

x
x