70 Persen Hunian ASN di KIPP IKN Milik Negara, Sisahnya Bisa Dibeli

- Jurnalis

Kamis, 13 April 2023 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FENOMENA.ID – Presiden RI Joko Widodo telah memutuskan bahwa 70 persen hunian ASN, TNI, dan Polri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) adalah rumah dinas milik negara yang tidak diperjualbelikan.

Putusan ini ketika Presiden memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Progres Pembangunan Hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (12/3/2023), di Istana Merdeka, Jakarta.

“Ini sejalan juga dengan Perpres 63 (Tahun 2022), tujuannya adalah bahwa ASN maupun petugas dari hankam yang bekerja di sana akan selalu ada pembaharuan. Itu tidak akan menjadi, KIPP itu kota yang ditinggali oleh para pensiunan dan ASN-ASN baru tidak tinggal di tempat yang jauh, jadi akan selalu dekat dengan tempat bekerja,” ujar Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe dalam keterangannya yang dikutip Fenomena.id, Kamis (13/4).

Baca Juga :  Siap Suplai Padi ke IKN, Pemprov Kalsel Benahi Area Persawahan

Sementara 30 persen hunian lainnya, lanjut Dhony, dapat dimiliki oleh para ASN, TNI, dan Polri.

“[Sebanyak] 30 persen itu bisa dimiliki oleh ASN maupun hankam atau masyarakat umum. Ini sudah kami atur dan kita akan mulai membuka nanti setelah ada infrastrukturnya siap, beserta sarana prasarana yang layak, yang diperlukan oleh warga untuk tinggal antara lain adalah sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan hunian untuk ASN, TNI, dan Polri di IKN tidak hanya dalam bentuk vertikal tetapi juga rumah tapak.

“Untuk ASN rumah bukan hanya rumah vertikal, dalam hal ini apartemen, tetapi juga rumah tapak. Dan rumah tapak itu bisa, sekali lagi saya ingin mengatakan, bisa dimiliki. Demikian juga dengan apartemen bisa dimiliki, cuma posisinya 70 persen akan tetap menjadi milik negara dan 30 persen ditawarkan kepada ASN dan TNI-Polri,” ujar Suharso.

Baca Juga :  Dalam Rangka Penguatan Penyangga IKN, Pemkab Tanbu Kunjungi Kabupaten PPU

Suharso mengatakan, pembangunan hunian ASN, TNI, dan Polri tersebut telah berjalan sesuai dengan tahapan perencanaan dan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).

“Dengan adanya RTBL itu memudahkan di dalam pembangunan, jadi land development-nya itu sudah ada dan nanti segera akan diterbitkan pedoman untuk detail plan yang menjadi kewenangan dari Otorita [IKN],” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Bappenas mengungkapkan bahwa jumlah aparatur negara yang akan menghuni IKN mencapai 16.990 orang.

“Sebelumnya sudah diputuskan pada bulan Januari yang lalu 16.990 orang yang akan dipindahkan, terdiri dari 11.200-an ASN dan 5.700-an adalah dari TNI dan Polri. Dan Polri sekitar 1600-an, sisanya adalah 3.000 lebih adalah TNI,” tandas Suharso.

Berita Terkait

TNI Kerahkan Personel untuk Bantu Warga Terdampak Banjir di Penjaringan
Forkopimko Jakarta Utara Monitor Genangan, Pompa Air Dimaksimalkan di Sejumlah Titik
Respon Keluhan Warga yang Terlupakan, H Muhammad Rofiqi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Sungai Tabuk
Konflik Venezuela–AS Memanas, APUDSI Ingatkan Ancaman ke Ekonomi Desa Indonesia
Aceh Tengah masih Berduka : 24 Jiwa Meninggal Dunia, Ribuan unit rumah rusak berat, Harga BBM Melonjak Tajam
Pemerintah Pusat Didesak Segera Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir dan Longsor di Aceh
H. Muhammad Rofiqi Reses Sosialisasikan Tap MPR Empat Pilar Di Desa Pekauman Dalam
H. Muhammad Rofiqi Gelar Reses Sosialisasikan Tap MPR di Kelurahan Pasayangan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:26 WITA

TNI Kerahkan Personel untuk Bantu Warga Terdampak Banjir di Penjaringan

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:12 WITA

Forkopimko Jakarta Utara Monitor Genangan, Pompa Air Dimaksimalkan di Sejumlah Titik

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:30 WITA

Respon Keluhan Warga yang Terlupakan, H Muhammad Rofiqi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Sungai Tabuk

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:10 WITA

Konflik Venezuela–AS Memanas, APUDSI Ingatkan Ancaman ke Ekonomi Desa Indonesia

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:17 WITA

Aceh Tengah masih Berduka : 24 Jiwa Meninggal Dunia, Ribuan unit rumah rusak berat, Harga BBM Melonjak Tajam

Berita Terbaru

Metropolitan

PT Hotel Indonesia Natour Diduga Matikan Kerjasama Mitra Tanpa Sebab

Jumat, 23 Jan 2026 - 10:55 WITA