
Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – Panggung utama Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, berubah menjadi lautan manusia, Sabtu (18/4/2026) malam.
Kehadiran Raja Dangdut Rhoma Irama menjadi magnet utama yang memukau ribuan penonton dari berbagai daerah.
Legenda musik dangdut tanah air tersebut tampil membawakan deretan lagu hitsnya, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan di pesisir pantai.
Kehadirannya tidak hanya memberikan hiburan berkelas, tetapi juga memperkuat identitas Mappanre Ri Tasi’e sebagai salah satu ajang budaya terbesar di Kalimantan Selatan.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyatakan bahwa Mappanre Ri Tasi’e merupakan warisan budaya luhur yang harus terus dilestarikan. Menurutnya, acara ini memiliki dampak ganda (multiplier effect) yang sangat signifikan bagi daerah.
“Mappanre Ri Tasi’e adalah warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Selain nilai budaya, dampak ekonomi juga terasa nyata,” ujar Andi Rudi Latif di sela kegiatan.
Lonjakan pengunjung yang hadir untuk menyaksikan Sang Raja Dangdut memberikan napas segar bagi perputaran ekonomi lokal.
Pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga sektor penginapan dan pariwisata di sekitar Pagatan melaporkan peningkatan keuntungan yang drastis selama rangkaian acara berlangsung.
Mappanre Ri Tasi’e 2026 membuktikan diri bukan sekadar pesta adat masyarakat pesisir, melainkan juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif.
Melalui sinergi antara tradisi budaya dan daya tarik hiburan nasional, ajang ini diharapkan terus mampu menyejahterakan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu secara berkelanjutan.

