Papuyu Smart Diluncurkan, Ikan “Sultan” Banjar Didorong Jadi Komoditas Unggulan

redaksi02
4 Okt 2026 19:26
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Ikan papuyu bukan sekadar lauk favorit masyarakat Kalimantan Selatan. Di balik ukurannya yang kecil, ikan air tawar ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Potensi tersebut kini coba dikembangkan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui inovasi Papuyu Smart, yang resmi diluncurkan di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Jumat (2/10/2026).

Proyek perubahan PKN II Angkatan XVIII ini dirancang untuk memperkuat tata kelola kampung budidaya papuyu, mulai dari pembenihan, pembesaran, pengolahan hingga pemasaran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar, H. Ikhwansyah, berharap Papuyu Smart tidak berhenti setelah seremoni peluncuran.

“Kita berharap launching kegiatan Papuyu Smart ini bukan hanya sekadar melaksanakan kegiatan, tetapi terus berkelanjutan. Dengan apa yang dilakukan Papuyu Smart ini, kita berharap pembudidaya masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan dari gagasan kampung budidaya yang sebelumnya telah dirintis.

Menurutnya, konsep kampung budidaya kemudian terus dikembangkan hingga Kabupaten Banjar berhasil meraih juara inovasi daerah sebanyak dua kali.

Kini, konsep tersebut diperluas melalui Papuyu Smart agar manfaatnya dapat dirasakan pembudidaya dari sektor hulu hingga hilir.

“Karena kami ingin mendukung pembudidaya dari hulu ke hilir. Mulai dari pembenihan, kemudian pembesaran, pengolahan, dan juga pemasaran secara digital,” jelasnya.

Sipliansyah menyebut papuyu memiliki pasar yang menjanjikan. Bahkan, ikan tersebut mendapat julukan sebagai salah satu “ikan sultan” di Kalimantan Selatan karena banyak digemari dan memiliki harga relatif tinggi.

“Kami berharap masyarakat, khususnya pembudidaya ikan papuyu, semakin berkembang. Karena jujur, ikan ini termasuk ikan sultan di Kalimantan, ikan yang paling disukai dan harganya juga cukup mahal,” katanya.

Tak hanya mendorong produksi, DKPP Banjar juga menyiapkan pendampingan dan bantuan bagi kelompok pembudidaya agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan Papuyu Smart, pemerintah daerah ingin menjadikan ikan papuyu bukan hanya sebagai komoditas konsumsi, tetapi juga sumber penggerak ekonomi masyarakat.

Pengembangan dari hulu hingga hilir diharapkan mampu menciptakan nilai tambah, memperluas pemasaran, sekaligus memperkuat posisi papuyu sebagai salah satu komoditas perikanan unggulan Kabupaten Banjar.

x
x