Kontribusi Perbaikan Jalan Nasional KM 171, PT Arutmin Gelontorkan Anggaran 48 Miliyar

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2023 - 23:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – PT Arutmin Indonesia (AI) memastikan segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan akibat longsor di jalan nasional KM 171 Desa Satui Barat Kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu.

Jenis penanganan dengan membangun lereng di sisi jalan nasional KM 171 dengan lebar 200 meter atau dalam istilah teknis counter weight.

“Biaya yang disediakan PT Arutmin Indonesia lebih dari Rp 48 Miliyar,” kata Kepala Kantor Perwakilan PT Arutmin Indonesia Banjarbaru, Dhangku Putra usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Tanbu, Kamis (7/9/2023).

Namun, Dhangku menegaskan langkah PT Arutmin Indonesia ini bukan bentuk tanggungjawab terhadap kerusakan ruas jalan nasional KM 171.

Baca Juga :  Gempa M 6,6 di Laut Banda Maluku, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Sebab, penyebab longsor jalan nasional tersebut bukan dari aktivitas pertambangan PT Arutmin Indonesia.

“Ini bentuk kontribusi saja, karena ruas jalan nasional longsor berada di konsesi PT Arutmin Indonesia,” tegas dia.

Sementara, perwakilan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banjarmasin Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) RI menyebut keterlambatan pelaksanaan lantaran dinding seng masih menutup akses jalan menuju titik longsor ruas jalan KM 171.

“Kami sudah sampaikan surat ke Bupati Tanahbumbu agar segera dibuka untuk lalu lintas armada material penimbunan titik longsor,” sebut perwakilan BPJN Banjarmasin.

Dalam RDP, sejumlah anggota Komisi III DPRD Tanbu sempat mengungkap dugaaan penyebab longsornya ruas jalan nasional KM 171 akibat dari aktivitas pertambangan PT Mitra Jaya Abadi Bersama (MJAB).

Baca Juga :  Lomba Mewarnai serta Talkshow Literasi Ramaikan FLB 2023

Anggota Komisi III DPRD Tanahbumbu, Fawahisah Mahabatan mengatakan membeberkan PT MJAB mengganti rugi atau tali asih terhadap rumah warga terdampak sebagai bukti mengakui sebagai penyebab longsor.

“Aktivitas pertambangan PT MJAB berjarak sekitar 300 meter dari ruas jalan nasional KM 171 yang mengalami longsor,” duga dia.

Sementara itu, saat RDP di Komisi III DPRD Tanbu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Tanah Bumbu, Rahmat Hudoyo mengakui kurangnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan sebelum terjadi longsor di ruas jalan nasional KM 171 Satui.

“Kita akui kurang dalam pengawasan,” akui dia.

Berita Terkait

BSI Tutup Mata Dan Telinga Tolak Pencairan Dana, Perwakilan Pemilik Sistem Nyatakan Siap Ambil Alih Oleh Rakyat
Rapat Paripurna, Ketum: Peran MUI Jaga Masa Depan Jakarta Seimbang Antara Kemajuan dan Keberkahan
Tanah Bumbu Gelar Workshop Gerak Dasar Tari Kalsel untuk Generasi Muda
Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025, Tanah Bumbu Perkuat Sinergi dan Kesiapan Daerah
Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Tanah Bumbu 2024-2029 Dikukuhkan
Go To School Aksi Sinergitas Merah Putih, Tanah Bumbu Bentengi Pelajar dari Radikalisme hingga Bahaya Narkoba dan Digital
Aksi Sinergitas Merah Putih ke-10, Warga Nikmati Pelayanan Publik Jemput Bola di Teluk Kepayang
Kolaborasi Sukses! Bupati Tanah Bumbu Dianugerahi Penghargaan KSAD atas Dukungan TMMD, Dandim 1022 Raih Juara Nasional

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:32 WITA

BSI Tutup Mata Dan Telinga Tolak Pencairan Dana, Perwakilan Pemilik Sistem Nyatakan Siap Ambil Alih Oleh Rakyat

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:40 WITA

Rapat Paripurna, Ketum: Peran MUI Jaga Masa Depan Jakarta Seimbang Antara Kemajuan dan Keberkahan

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:16 WITA

Tanah Bumbu Gelar Workshop Gerak Dasar Tari Kalsel untuk Generasi Muda

Senin, 8 Desember 2025 - 09:42 WITA

Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025, Tanah Bumbu Perkuat Sinergi dan Kesiapan Daerah

Senin, 8 Desember 2025 - 09:38 WITA

Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Tanah Bumbu 2024-2029 Dikukuhkan

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

DPUPRP Banjar Akui Masih Ada Kelalaian APD di Proyek Koridor 5

Senin, 8 Des 2025 - 17:03 WITA