Hamil Tua, Penumpang Tertahan di Pelabuhan Batulicin Kelelahan hingga Alami Pendarahan 

redaksi02
18 Mar 2026 21:34
2 menit membaca

Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – Enceng (29) penumpang tertahan di Pelabuhan ASDP Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, dalam kondisi hamil tua sempat kelelahan hingga mengalami pendarahan dan menjalani perawatan serta pemeriksaan medis.

Anceng dan suami merupakan warga Bone Provinsi Sulawesi Selatan yang bekerja di perusahaan tambang batubara di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Niat pasangan suami istri tersebut ingin pulang kampung atau mudik lebaran dengan menumpang KMP Awu-awu jurusan Batulicin Tanah Bumbu – Garongkong Kabupaten Barru, Sulsel.

Keduanya menempuh perjalanan dari Kabupaten Kapuas menggunakan jasa travel dengan biaya Rp2,250 ribu dengan tujuan pelabuhan ASDP Batulicin.

“Hari Jumat (13/3/2026) saya sama suami sudah datang ke pelabuhan ASDP Batulicin,” terang dia di ex kantor ASDP Batulicin, Rabu (18/3/2026).

Kami kemudian mencoba membeli tiket KMP Awu-Awu tujuan Garongkong Kabupaten Barru, Sulsel melalui loket resmi.

“Petugas loket bilang tiket sudah habis. Kemudian kami diarahkan untuk menemui petugas kapal berinisial N-N. Inisial N-N kemudian meminta biaya Rp400rb perorang dan menjanjikan kami bisa naik KMP Awu-Awu yang dijadwalkan berangkat hari Senin,” ingat dia.

Namun, setelah menunggu selama 2 hari, tepatnya hari Minggu, Anceng mulai kelelahan.

“Saya sempat mengalami pendarahan dan harus menjalani pemeriksaan ke rumah sakit terdekat,” ucap dia.

Enceng bersama ratusan penumpang lain kemudian atas permintaan petugas menaiki KMP Awu-Awu pada Senin dini hari.

Namun, setelah menunggu hampir 24 jam berada dalam kapal, Selasa dini hari petugas KSOP Kotabaru-Batulicin melakukan pemeriksaan penumpang.

“Petugas inisial N-N sempat mendatangi saya sama suami untuk menyerahkan dua tiket golongan bayi. Kemudian meminta kami bersembunyi dari pengecekan petugas. Namun, akhirnya saya dan suami tetap ikut turun dari kapal dengan alasan petugas kami tidak memiliki tiket resmi,” beber dia.

KMP Awu-Awu kemudian berlayar mengangkut 240 penumpang yang mengantongi tiket resmi pada Selasa (17/3/2026) pagi.

Sementara 261 penumpang yang tertahan terpaksa menunggu di 5 tempat berbeda untuk ikut keberangkatan KMP Awu-Awu pada hari Kamis mendatang.

x
x