Ramadhan 2026, DKUMPP Banjar gelar Pasar Murah di 19 Kecamatan

Gusdur
2 Mar 2026 16:43
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar (DKUMPP) telah menggelar pasar murah selama Ramadan sebanyak 19 kali di 19 kecamatan di Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut akan ditutup melalui puncak pasar murah yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Maret 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Linda Yunianti, mengatakan rangkaian pasar murah ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah, pasar murah Ramadan sudah kami laksanakan di 19 kecamatan. Puncaknya nanti pada 11 sampai 12 Maret 2026 sekaligus menjadi penutupan kegiatan pasar murah selama bulan Ramadan,” ujar Linda, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, komoditas yang disediakan dalam paket pasar murah meliputi minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, dan susu. Paket tersebut dijual seharga Rp38.000 setelah mendapatkan subsidi sebesar Rp20.000 dari pemerintah daerah.

“Total paket yang sudah kami distribusikan sebanyak 3.800 paket. Untuk kegiatan puncak nanti, kami menyiapkan tambahan 1.000 paket bagi masyarakat,” jelasnya.

Pada puncak kegiatan yang digelar selama dua hari itu, DKUMPP juga akan menghadirkan sejumlah tenant UMKM, pelaku usaha, distributor, dan agen untuk meramaikan kegiatan sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kami ingin tidak hanya membantu masyarakat dari sisi kebutuhan pokok, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya,” tambah Linda.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar turut ambil bagian dengan menyediakan beras lokal bersubsidi guna memperkuat ketersediaan bahan pangan di pasaran.

Linda berharap, pasar murah ini dapat membantu menekan laju inflasi daerah serta meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Harapannya tentu untuk menekan inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman. Kami ingin masyarakat merasa terbantu, terutama menjelang Lebaran,” pungkasnya.

x
x