JAKARTA, Fenomena.id – Di jantung kawasan elit Selatan Jakarta, tepatnya Jl Gunawarman No.61, berdiri sebuah ruang hiburan yang tidak hanya sekadar klub, melainkan sebuah pengalaman imersif penuh dualitas: Twofold Club.
Saat kaki melangkah masuk, akan langsung disambut oleh atmosfer yang terasa berbeda. Lampu-lampu temaram menyatu dengan desain modern elegan, seakan mengajak setiap tamu masuk ke dunia lain dalam sebuah ruang di mana keanggunan dan kegembiraan berdiri berdampingan dengan sempurna.
Pantauan Indonesiaglobal di lokasi, dentuman musik mulai merambat pelan. Dari sudut bar, aroma cocktail khas Twofold memenuhi udara, sementara para DJ meracik alunan Afro House, Tech House, hingga Progressive Beat yang membuat energi ruangan perlahan naik. Setiap transisi lagu seakan mengajak untuk menemukan sisi baru dalam diri sendiri, seperti mengalami perjalanan emosional dalam satu malam.
Selain itu, di balik sorotan lampu dan dentuman bass, hadir pula sisi lain yang lebih intim. Hidangan Twofold Palette tersaji di meja, lengkap dengan Prawn Fried Rice yang harum dan hangat. Appetizer seperti Quesadilla, Wings, hingga Twofold Platter menjadi teman sempurna untuk berbagi bersama sahabat. Tak ketinggalan Lava Cake yang meleleh di mulut, dipadukan dengan signature cocktails yang menggugah selera.
Di tengah keramaian, seorang pengunjung bernama Lutvan membisikkan kesannya kepada Indonesiaglobal.net, matanya berbinar penuh semangat.
“Rasanya luar biasa. Saya merasa berada di dua dunia. Satu penuh energi, satu lagi tenang dan elegan. Musik, makanan, suasana, semuanya bersatu. Twofold bukan sekadar club, ini adalah pengalaman yang membuat saya menemukan sisi lain dalam diri saya,” tuturnya.
Malam terus bergulir, namun setiap sudut Twofold terasa hidup. Bukan hanya tentang berdansa, tetapi tentang menyatu dengan musik, merayakan komunitas, menikmati kuliner, dan menemukan jati diri yang bersembunyi. Inilah seni dualitas yang menjadi jiwa Twofold Club, sebuah pengalaman multifaset yang tak akan sama di setiap kunjungan.
Penulis : Fajrin Mulis
Editor : Muhammad Apriani