Kabupaten Banjar, Fenomena.Id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar memastikan kesiapan layanan kesehatan dalam menghadapi dampak banjir yang melanda 8 kecamatan, 116 Desa/Kelurahan di wilayah kabupaten Banjar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr Norifansyah, mengatakan pihaknya sejak jauh hari telah menyiapkan berbagai kebutuhan medis, terutama obat-obatan dan vitamin bagi masyarakat terdampak banjir.
“Kalau dari Dinkes sebenarnya kami sudah siap. Bukan siap-siap banjir, tapi paling tidak obat-obatan, vitamin, dan kebutuhan kesehatan lainnya sudah kami siapkan sejak tahun kemarin dan saat ini kondisinya ready,” ujar Norifansyah, Senin (5/1/2026)
Namun demikian, Norifansyah mengakui masih terdapat potensi kendala pada ketersediaan salep atau obat oles untuk penyakit kulit, yang biasanya meningkat saat bencana banjir.
“Yang agak kurang memang salep, karena hampir seluruh masyarakat terdampak banjir, kaki mereka terendam air. Saat ini stok salep sekitar 50 ribu, tapi kemungkinan masih akan kurang,” jelasnya.
Ia menyebutkan, banjir kali ini berdampak pada hampir seluruh wilayah Kabupaten Banjar, dengan estimasi mencapai 8 kecamatan dan 116 Desa.
Meski demikian, Dinkes Banjar memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal. Tim kesehatan telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke masyarakat.
“Untuk pemeriksaan kesehatan, kami sudah menyisir desa-desa, ke tiap RT. Semua tugas kesehatan sudah berjalan,” katanya.
Tim kesehatan termasuk dari unsur Quick Response juga telah aktif di lapangan. Sementara itu, posko kesehatan utama ditempatkan di halama kantor Dinkes, dengan posko-posko lain menyesuaikan di tingkat kecamatan dan puskesmas.
“Tenaga puskesmas tidak diam di puskesmas, mereka turun langsung ke desa-desa,” tambahnya.
Terkait ketersediaan logistik kesehatan ke depan, Norifansyah menegaskan Dinkes Banjar siap melakukan penambahan stok jika diperlukan.
“Kalau masih kurang, siap kita tambah lagi. Komitmen kami jelas, membantu masyarakat menghadapi kondisi ini,” tegasnya.
Dinkes Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat terdampak banjir untuk segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan apabila mengalami keluhan, terutama penyakit kulit dan gangguan kesehatan akibat genangan air.
Penulis : Gusdur
Editor : Mohammad Apriani







