Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanah Bumbu mulai mematangkan persiapan sarana dan prasarana transportasi guna menghadapi arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Fokus utama perbaikan diarahkan pada kenyamanan fasilitas penumpang serta jaminan keamanan di jalur-jalur rawan kecelakaan.
Kepala Dishub Tanah Bumbu, Dwi Dibyo Raharjo, menyatakan bahwa pemeliharaan fasilitas umum seperti terminal penumpang dan pelabuhan feri terus dikebut.
Hal ini bertujuan agar tempat transit masyarakat tetap bersih, tertata, dan nyaman saat lonjakan pemudik terjadi.
“Kami memprioritaskan perbaikan ruang tunggu, penyediaan informasi perjalanan, hingga penataan area parkir agar pemudik merasa lebih nyaman saat menunggu keberangkatan,” ujar Dwi Dibyo, Selasa (17/3/2026).
Selain kenyamanan di terminal, aspek keselamatan jalan juga menjadi perhatian serius. Dishub memastikan sebanyak 105 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan perbatasan jalur alternatif Batulicin–Banjarbaru, khususnya di wilayah Desa Tamunih, dapat berfungsi optimal untuk mendukung perjalanan malam hari.
Dalam pelaksanaannya, Dishub terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan infrastruktur jalan siap dilalui. Hasil pemetaan Dishub juga mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang memerlukan pengawasan ekstra, di antaranya:
- Tikungan Desa Sekapuk (Kecamatan Satui)
- Tikungan Desa Batu Ampar
- Tikungan Desa Pakatelu (Kecamatan Kusan Hilir)
- Kawasan Jembatan Desa Batulicin Irigasi (Kecamatan Simpang Empat)
- Jalur Alternatif Batulicin–Banjarbaru
Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan minim risiko kecelakaan di wilayah Bumi Bersujud.