Relokasi Pedagang Pasar Pagi PPS Blok A Berjalan Lancar, 504 Lapak Terisi Penuh

Gusdur
23 Jan 2026 11:28
2 menit membaca

Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – Progres relokasi pedagang pasar Pagi di Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Blok A terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga hari ini, proses penataan dan pemindahan pedagang dinilai berjalan lancar dengan aktivitas ekonomi yang mulai kembali normal di lokasi baru.

Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, mengatakan bahwa pelaksanaan relokasi secara maksimal dimulai sejak 17 Januari 2026, meski persiapan dan koordinasi awal sudah dilakukan sejak 13 Januari.

“Pelaksanaan efektifnya memang dimaksimalkan mulai tanggal 17 kemarin. Terhitung sampai hari ini sudah berjalan sekitar 4 sampai 5 hari. Alhamdulillah semua berjalan baik, perputaran ekonomi pedagang mulai terlihat membaik di tempat yang baru,” ujarnya,Jumat (23/1/2026) pagi.

Selain aktivitas perdagangan yang mulai stabil, kondisi lingkungan bekas lokasi lama juga mulai tertata.

“Lingkungan sudah mulai bersih, bekas pembongkaran, sampah-sampah dan sebagainya sudah mulai tertangani dan terlihat rapi,” tambahnya.

Direktur Perumda PBB Rusdiansyah

504 Lapak Terisi Penuh

Berdasarkan data awal, jumlah pedagang yang terdata sebelum relokasi sekitar 216 pedagang. Namun, setelah dilakukan penataan ulang dan penyediaan tempat usaha baru, Perumda Pasar menyiapkan 504 lapak, dan seluruhnya kini telah terisi penuh.

“Dari 504 tempat yang kita sediakan, semuanya sudah terisi. Bahkan masih ada permintaan tambahan. Karena keterbatasan tempat, kami juga memanfaatkan toko-toko kosong agar bisa digunakan pedagang,” jelas Rusdiansyah.

Ia menegaskan, ke depan pedagang tidak diperbolehkan lagi berjualan di sembarang tempat.

“Kami sudah memberikan ruang usaha yang legal dan tertata. Pedagang tidak boleh lagi berjualan di lokasi yang tidak semestinya,” tegasnya.

Tanpa Penolakan Pedagang

Terkait respons pedagang, Rusdiansyah memastikan tidak ada penolakan dalam proses relokasi.

“Saat sosialisasi tanggal 13 Januari sebenarnya semuanya sudah menyetujui. Memang ada beberapa hal teknis yang perlu dikoordinasikan, tapi Alhamdulillah semua sepakat, tidak ada penolakan dari pihak manapun,” katanya.

Menurutnya, seluruh unsur yang terlibat di lingkungan PPS, termasuk pedagang dan pengelola, mendukung penuh program penataan tersebut.

Relokasi dan penataan ini merupakan bagian dari rencana besar pengelolaan PPS setelah aset pasar diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar dan pengelolaannya dipercayakan kepada Perumda Pasar Bauntung Batuah.

“Tujuan utama kami adalah memperbaiki tata kelola pasar, mulai dari penataan pedagang, kebersihan, ketertiban, keamanan, hingga keindahan. Kami ingin PPS menjadi pasar yang bersih, tertib, aman, nyaman, dan ke depan menjadi pasar percontohan serta pasar sehat,” tegas Rusdiansyah.

Ia juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah agar program tersebut dapat berjalan maksimal.

“Semua unsur sudah mendukung. Tinggal bagaimana pemerintah daerah bisa mensupport penuh agar PPS benar-benar menjadi pasar yang bersih, indah, tertib, aman, nyaman, dan menjadi pasar percontohan ke depannya,” pungkasnya.

x
x