Pemkab Tanbu Gelar Sosialisasi Pelaksanaan PUG dan PPRG

- Jurnalis

Kamis, 21 September 2023 - 18:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Bumbu, FENOMENA.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) gelar sosialisasi pelaksanaan advokasi pendampingan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Sosialisasi PUG dan PPRG berlangsung di Gedung Sekretariat TP PKK Tanbu, Kecamatan Simpang Empat, Senin (18/9/2023).

Peserta sosialisasi PUG dan PPRG merupakan Kasubag Perencanaan Keuangan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemkab Tanbu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Hj Narni melalui Sekretaris DP3AP2KB, Kartini membuka sosialisasi tersebut.

Kartini mengatakan PPRG merupakan suatu proses yang perlu di laksanakan oleh para perencana SKPD. Sebagai wujud adanya komitmen para pengambil keputusan, dengan harapan kegiatan yang di laksanakan berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga :  Layang-layang Dandang Khas Kalimantan Hiasi Langit Pantai Pagatan, Syamsuddin: Perlu Kita Lestarikan!

Menurutnya, terkait dengan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) ada dua indikator yakni indek pembangunan gender dan indek pengarusutamaan gender.

Ia mengatakan isu gender berbeda dengan kata jenis kelamin. Kerena gender ini berkaitan dengan persoalan sosial atau soal peran.

“Kenapa ini diangkat, kerena isu gender ini bisa menimbulkan dampak,” Ungkapnya.

Contoh isu gender, bahwa perempuan itu tidak perlu sekolah tinggi-tinggi karena dia akan jadi ibu rumah tangga saja.

Baca Juga :  Workshop Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan dan Evaluasi Jabatan Dibuka

Dampak dari isu ini akan menyebabkan perempuan tidak di tuntut untuk melakukan pendidikan yang setinggi tingginya. Cukup SLTA saja dan di persiapkan untuk di jodohkan.

Stigma wanita tidak perlu sekolah tinggi-tinggi harus di ubah agar tidak memicu ketidakadilan gender.

“Hal hal inilah yang menjadi dampak penting sehingga isue gender itu harus di angkat. Sebab bukan hanya persoalan peran saja. Karena peran ini menimbulkan dampak, justru inilah yang harus kita atasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Shalat Hajat Berjamaah
Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Andi Rudi Latif Launching Beasiswa BerAksi dan Insentif Guru Ponpes hingga Majelis Taklim
Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul Berjalan Lancar, Kapolres Banjar; Jamaah Capai Lima Juta
Haul Guru Sekumpul ke-21, RSUD Raza Martapura Buka RS Lapangan di Halaman Al-Zahra
Kodim 1006/Banjar Siaga Bencana, Pantau Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara Gelar Baitul Arqam Dasar Dan Diklatsar KOKAM Angkatan I Tahun 2025
Soal Isu Setoran Bos Rokok Ilegal Berkah Jaya, Polres Jakut Bilang Begini
Yance Mote Hadiri Rapimnas Golkar 2025, Tekankan Pendekatan Kemanusiaan dalam Pembangunan Papua Tanpa Pendekatan Militer

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:54 WITA

Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Shalat Hajat Berjamaah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:46 WITA

Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Andi Rudi Latif Launching Beasiswa BerAksi dan Insentif Guru Ponpes hingga Majelis Taklim

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:47 WITA

Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul Berjalan Lancar, Kapolres Banjar; Jamaah Capai Lima Juta

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:43 WITA

Haul Guru Sekumpul ke-21, RSUD Raza Martapura Buka RS Lapangan di Halaman Al-Zahra

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:10 WITA

Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara Gelar Baitul Arqam Dasar Dan Diklatsar KOKAM Angkatan I Tahun 2025

Berita Terbaru

Advertorial Pemkab Tanah Bumbu

Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Shalat Hajat Berjamaah

Sabtu, 3 Jan 2026 - 13:54 WITA