Order Sudah Dibayar via ShopeePay, Paket Tak Bergerak dan Refund Ditolak

redaksi02
15 Mar 2026 21:31
2 menit membaca

Jakarta, Fenomena.id – Seorang konsumen berinisial i mengaku kecewa terhadap pelayanan salah satu toko di platform marketplace Shopee setelah pesanannya tidak kunjung diproses meskipun pembayaran telah dilakukan.

 

Kejadian ini bermula ketika akun Shopee bernama syahzani1208 memesan produk kemasan sachet ukuran 7×9 yang dijual dalam paket 5 pcs dengan harga Rp875 per paket. Produk tersebut memiliki ketentuan minimum pembelian sebanyak 50 paket sebelum konsumen dapat melakukan checkout.

Pada 13 Maret 2026 pukul 16.55, konsumen F melakukan checkout sebanyak 50 paket atau setara dengan 250 pcs kemasan sachet Transaksi dengan nomor pesanan 2603132RCMAP91 tersebut dibayar menggunakan ShopeePay dengan total nilai Rp41.197.

Namun hingga dua hari setelah transaksi, status pesanan di aplikasi masih berada pada tahap “dikemas”. Konsumen menilai barang diduga belum dipacking oleh penjual maupun diserahkan kepada pihak logistik.

Konsumen Shopee mengatakan dirinya sangat kecewa karena pesanan yang sudah dibayar tidak segera diproses.

Ia menyampaikan secara langsung, “Saya sudah bayar pakai ShopeePay, tapi sampai dua hari statusnya masih dikemas dan belum juga dikirim,” keluhnya.

Karena tidak ada kepastian pengiriman, konsumen kemudian mencoba membatalkan pesanan melalui sistem marketplace. Namun, permintaan pembatalan tersebut ditolak oleh penjual yang menggunakan nama toko Rajasaktipacking.

Sebelumnya, saat konsumen menanyakan melalui fitur chat mengenai ketersediaan barang dan proses pengiriman, pihak penjual memberikan jawaban yang cukup meyakinkan.

Penjual menuliskan secara langsung dalam pesan kepada pembeli,
“Ready banyak bos, silahkan di order bos. Semua yang di etalase kami berarti ready stock. Pertanyaan ready stock? pasti ready selalu. Sabtu Minggu bisa kirim, kita selalu kirim setiap hari, tidak pernah ada libur, mau tanggal merah semua buka terus.”

Namun berdasarkan keterangan konsumen, meskipun penjual mengklaim memiliki stok yang selalu tersedia dan pengiriman setiap hari, pesanan miliknya tetap tidak diproses hingga dua hari setelah pembayaran.

Selain itu, ketika ditanya terkait keberadaan toko fisik, penjual mengatakan bahwa mereka memiliki toko offline di kawasan Bandengan, Jakarta.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi antara klaim pelayanan penjual di marketplace dengan realitas yang diterima konsumen, khususnya terkait pernyataan ready stock dan pengiriman setiap hari tanpa libur.

Buyer berharap pihak penjual maupun platform marketplace dapat memberikan klarifikasi serta solusi, agar kejadian serupa tidak merugikan konsumen lainnya di kemudian hari.

 

Penulis : Fajrin Mulis

Editor : Mohammad Apriani

x
x