Menlu RI Ajak Negara-negara Perkuat Komitmen HAM

- Jurnalis

Selasa, 28 Februari 2023 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swiss, FENOMENA.ID – Menteri Luar Negeri RI Retno MARSUDI mengajak semua negara untuk memperkuat komitmen pada penegakan hak asasi manusia (HAM). Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri Sidang Dewan HAM PBB ke-52 di Jenewa, Swiss pada Senin (27/2/2023).

Sidang ke-52 Dewan HAM PBB itu bertepatan dengan Peringatan 75 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

“Peringatan 75 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia harus jadi momentum untuk memperteguh komitmen terhadap penegakan HAM,” ujar Menlu Retno, seperti dikutip dalam keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (28/2/2023).

Meski selama ini Deklarasi Universal HAM tersebut terus menginspirasi transformasi menuju dunia yang lebih adil, setara, dan inklusif, Menlu Retno menyampaikan pentingnya kerja sama yang erat untuk mewujudkan hal tersebut.

“Pertanyaannya sekarang adalah apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan berdiam diri dan acuh? Atau kita akan bekerja keras secara bersama-sama dan melakukan hal yang lebih baik lagi?” ujar Menlu Retno.

Untuk itu, Menlu RI menyarankan tiga hal yang perlu menjadi fokus semua negara dalam kerja sama penguatan HAM. Pertama, Menlu Retno mendorong semua negara untuk melakukan aksi nyata untuk kemanusiaan.

Baca Juga :  Krisis Myanmar, Indonesia Fokus Dorong Implementasi Lima Poin Kesepakatan Pemimpin ASEAN

Dia menekankan bahwa perang dan konflik harus dihentikan karena hanya menyengsarakan umat manusia. Karenanya, solusi damai harus terus dikedepankan, termasuk di Palestina, Afghanistan, Myanmar, dan Ukraina.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap penderitaan saudara kita di Palestina. Insiden di Huwara menunjukkan situasi HAM dan kemanusiaan di Palestina kian memburuk,” tuturnya.

Menlu Retno juga menyampaikan bahwa hak perempuan dan anak perempuan juga tidak boleh diabaikan, termasuk di Afghanistan. Terkait isu Myanmar, ia menyampaikan bahwa Indonesia sebagai Ketua ASEAN akan terus mengupayakan komunikasi dengan semua pihak terkait untuk mendorong dialog nasional yang inklusif.

Kedua, Menlu Retno mendesak peningkatan upaya pencegahan pelanggaran HAM. Retno mengingatkan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan afirmatif, akses setara terhadap kesempatan dan sumber daya, dan mekanisme untuk mencari keadilan bagi para korban.

Selanjutnya, Menlu RI juga menggarisbawahi pentingnya mengakui kesalahan dan pelanggaran HAM masa lalu untuk mencegah praktik yang sama terjadi pada masa depan. Terkait aspek tersebut, ia menuturkan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk merehabilitasi korban tanpa mengesampingkan penyelesaian hukum.

Baca Juga :  Bantu Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Apresiasi Polri

“Tahun ini Presiden Joko Widodo telah mengakui dan menyesali 12 insiden pelanggaran HAM masa lalu,” ungkap Menlu Retno. Ia juga menekankan bahwa keberanian untuk mengakui adalah hal yang krusial untuk penghormatan HAM yang lebih baik, dan Indonesia telah mempraktikkan keberanian tersebut.

Ketiga, Menlu Retno mendorong upaya untuk memperkuat arsitektur HAM. Menurut Retno, Dewan HAM PBB harus beradaptasi dengan tantangan HAM terkini dan terus berbenah diri.

“Imparsialitas, transparansi, dan dialog harus menjadi ‘roh’ utama Dewan HAM. Kita harus terus menjaga Dewan HAM dari politisasi dan digunakannya Dewan HAM sebagai alat rivalitas geopolitik,” ujarnya.

Di kawasan, kata Retno, Indonesia terus berupaya memperkuat mekanisme HAM. Sebagai Ketua ASEAN, Indonesia menyatakan akan memperkuat mandat Komisi HAM ASEAN, Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak ASEAN, serta melembagakan dialog HAM kawasan.

Berita Terkait

Respon Keluhan Warga yang Terlupakan, H Muhammad Rofiqi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Sungai Tabuk
Konflik Venezuela–AS Memanas, APUDSI Ingatkan Ancaman ke Ekonomi Desa Indonesia
Aceh Tengah masih Berduka : 24 Jiwa Meninggal Dunia, Ribuan unit rumah rusak berat, Harga BBM Melonjak Tajam
Pemerintah Pusat Didesak Segera Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir dan Longsor di Aceh
H. Muhammad Rofiqi Reses Sosialisasikan Tap MPR Empat Pilar Di Desa Pekauman Dalam
H. Muhammad Rofiqi Gelar Reses Sosialisasikan Tap MPR di Kelurahan Pasayangan
H. Muhammad Rofiqi Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Melayu
Reses H. Muhammad Rofiqi Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Desa Pekauman

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:30 WITA

Respon Keluhan Warga yang Terlupakan, H Muhammad Rofiqi Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Sungai Tabuk

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:10 WITA

Konflik Venezuela–AS Memanas, APUDSI Ingatkan Ancaman ke Ekonomi Desa Indonesia

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:17 WITA

Aceh Tengah masih Berduka : 24 Jiwa Meninggal Dunia, Ribuan unit rumah rusak berat, Harga BBM Melonjak Tajam

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:37 WITA

Pemerintah Pusat Didesak Segera Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Banjir dan Longsor di Aceh

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:06 WITA

H. Muhammad Rofiqi Reses Sosialisasikan Tap MPR Empat Pilar Di Desa Pekauman Dalam

Berita Terbaru

Advertorial Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Launching SPPG di SMPN 1 Simpang Empat

Sabtu, 17 Jan 2026 - 14:09 WITA

Advertorial Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif: Isra Mi’raj Perkuat Nilai Keagamaan dan Akhlak

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:03 WITA