
Kabupaten Banjar, FENOMENA.ID – H Irwan Bora resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar periode 2026–2030. Ia datang ke tim penjaringan dengan dukungan 28 cabang olahraga (cabor) dari total 49 cabor yang ada, pada Kamis (16/4/2026)
Di dampingi tokoh masyarakat Gusti H Abdurrahman, dan para atle IPSI, Irwan Bora menyampaikan, dirinya mendaftar sekitar pukul 10.45 Wita dan berkasnya langsung diterima oleh Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan.
“Alhamdulillah kami mendaftar jam 11 kurang 15 menit dengan dukungan 28 cabor dari 49 cabor yang ada,” ujarnya.
Ia mengaku sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan berbagai pihak, khususnya dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) beserta jajaran pengurusnya yang turut mendorong pencalonannya.
Menurut Irwan, langkahnya maju sebagai calon ketua tidak lepas dari restu tokoh yang ia hormati, yakni Gusti H Abdurrahman (Antung Aman). Ia bahkan mengaku telah melalui proses pertimbangan spiritual sebelum mengambil keputusan.
“Kalau beliau tidak merestui, kami tidak berani maju. Kami juga sudah istikharah meminta petunjuk, dan setelah mendapat restu, kami mantap melangkah,” katanya.
Motivasi Irwan maju dalam bursa pemilihan Ketua KONI dilandasi kecintaannya terhadap dunia olahraga. Ia memiliki latar belakang sebagai atlet bela diri, mulai dari pencak silat hingga pernah menjabat sebagai Ketua Harian Persatuan Olahraga Karate Indonesia (PORKI) Kabupaten Banjar.
Irwan Bora sendiri juga aktif sebagai Bendahara PSSI Kabupaten Banjar serta menjabat Sekretaris KONI Kabupaten Banjar. Dengan pengalaman tersebut, Irwan mengaku prihatin terhadap capaian prestasi olahraga daerah yang dinilai masih belum optimal.
“Kita cinta olahraga dan pernah menjadi atlet. Namun kita juga prihatin karena prestasi olahraga di Kabupaten Banjar masih jauh dari harapan. Kita harus melakukan perubahan,” tegasnya.
Ke depan, jika dipercaya memimpin KONI, ia berkomitmen untuk menggalang seluruh instansi dan stakeholder terkait guna memajukan dunia olahraga di daerah. Ia menilai Kabupaten Banjar memiliki banyak potensi atlet berbakat yang perlu dibina secara maksimal.
“Insya Allah kita akan menggalang seluruh elemen untuk bersama-sama memajukan olahraga, karena potensi atlet kita sangat besar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, M. Hasbi Salim, mengungkapkan hingga hari terakhir pendaftaran, baru satu orang yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua KONI Kabupaten Banjar.

“Sejak dibuka 9 April hingga hari terakhir pendaftaran 16 April, baru satu orang yang mendaftar dan mengembalikan berkas,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila hingga batas waktu pendaftaran pukul 15.00 Wita tidak ada tambahan pendaftar, maka proses akan tetap ditutup dan dilanjutkan ke tahap verifikasi berkas.
“Kalau sampai jam 15 tidak ada lagi pendaftar, maka akan kita tutup dan langsung kita verifikasi untuk penetapan pada 20 April. Setelah itu diserahkan ke panitia Musorkab untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, tidak menutup kemungkinan pemilihan Ketua KONI Kabupaten Banjar akan diikuti calon tunggal.
Adapun pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) sendiri direncanakan berlangsung pada 28 April 2026 mendatang.

