Tanahbumbu, FENOMENA.ID – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor merasa bangga kepada beberapa sekolah yang meraih prestasi Adiwiyata tahun 2022, baik tingkat Nasional ataupun Provinsi.
Hal ini diungkapkannya saat menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 Sekolah yang meraih prestasi Adiwiyata di Aula KH Idham Chalid, Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Kamis (2/2/2023).
“Ini merupakan kebanggaan bagi dunia pendidikan daerah kita. Semoga penghargaan ini akan membawa nilai positif dan semakin menggugah akan kesadaran, serta memberikan motivasi semua pihak terutama generasi muda, akan pentingnya menjaga lingkungan hidup serta kelestarian alam bumi,” ujar Bupati dalam keterangannya yang diterima Fenomena.id, Sabtu (4/2/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel mengajak semua pihak harus berperan aktif dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan memiliki fungsi yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
“Dari kebiasaan yang tertanam pada diri anak-anak akan memberi dampak positif yang lebih luas, yaitu meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, terdapat enam sekokah di Kabupaten Tanahbumbu yang meraih prestasi Adiwiyata, diantaranya SMAN 1 Angsana prestasi Adiwiyata tingkat Nasional, sedangkan Adiwiyata Provinsi diraih oleh SDN Angsana, SDIT Ar-Rasyid Kecamatan Batulicin, SMPN 4 Mantewe, SMPN 7 Kusan Hilir dan SMPN 1 Batulicin.
“Semua sekolah tersebut menerima apresiasi dari Provinsi berupa piagam, tropi, hadiah uang pembinaan, bibit tanaman anggrek dan tempat sampah yang disesuaikan dengan tingkatan penilaiannya,” ujar Hanifah.
Di lain sisi, Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Tanahbumbu, Syahrojat melalui pejabat fungsionalnya menyampaikan, sekolah yang sudah mendapatkan apresiasi Adiwiyata agar terus mempertahankan perilaku ramah lingkungan hidup di sekolah.
“Yakni dengan tetap menjaga kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, pemilahan dan pengurangan sampah, pemiliharaan dan penanaman pohon/tanaman, berpartisipasi dalam konservasi air dan energi serta inovasi terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” tandasnya.
Sebagai informasi, Sekolah yang berhasil masuk kategori Adiwiyata Mandiri sebanyak lima sekolah, yakni, MIN 7 Tapin, SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin, MTs Negeri 2 Tapin dan SMAN 1 Kintap.
Merujuk data yang ada yaitu sebanyak 22 sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional dari penilaian tahun 2022 tersebut, delapan tingkat SD/MI, tujuh tingkat SMP/MTs dan tujuh tingkat SMA/MA.
Selain sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional, ada juga 53 sekolah yang meraih Adiwiyata tingkat provinsi, yakni, 29 tingkat SD/MI, 15 tingkat SMP/MTs dan 9 tingkat SMA/MA.
Adapun maksud tujuan program sekolah Adiwiyata yaitu sebagai gerakan dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah.
Hal ini, ditunjukkan agar seluruh anggota sekolah, mampu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Dengan tujuan, agar anak-anak didik dapat tumbuh menjadi pemimpin yang bijak dan menjadi lokomotif penggerak pelestarian alam dan lingkungan.